Karawang - Kegiatan Gosok Gigi kali ini dilakukan oleh Siswa-siswi sekolah SD Cilewo III Desa Cilewo Kec.Telagasari Kab.Karawang Jawa Barat secara masal di depan halaman sekolah. Dapat kita uraikan sedikit mengenai Gigi Sehat dengan cara gosok gigi.
Readmore
PROFIL UPTD PUSKESMAS TELAGASARI
Keadaan Geografi . UPTD Puskesmas Telagasari terletak di desa Talagasari Kecamatan Telagasari, yang merupakan Puskesmas induk.
7 Cara Mengalahkan Penyakit jantung
Penyakit jantung adalah sesuatu yang tidak boleh kita abaikan karena saat ini penyakit ini masih jadi pembunuh nomor satu di Indonesia. Kedengarannya memang mengerikan. Akan tetapi, Anda tidak boleh menyerah dan hidup dalam kecemasan.
Tahapan Persiapan akreditasi puskesmas : Lokakarya
ni adalah tahapan paling awal yang dilakukan oleh tim pendamping akreditasi puskesmas. Dalam tahapan lokakarya yang di bahas dan di diskusikan adalah Gambaran umum tentang akreditasi puskesmas..
Pertimbangan hukum kebiri
Hukuman kebiri bisa diartikan menjadi dua tindakan, yakni berupa pemotongan atau berupa suntikan zak kimia atau dikenal dengan istilah kebiri kimia. Kebiri kimia adalah tindakan memasukkan bahan kimiawi antiandrogen.
Upaya Kesehatan Jiwa Masyarakat
Masalah kesehatan jiwa memiliki ruang lingkup yang luas dan menimbulkan beban yang besar bagi masyarakat.
Friday, 3 November 2017
UKGS Kegiatan Sikat Gigi Masal Di Sekolah
Wednesday, 1 November 2017
Apa Sih Yang Dimaksud Pemeriksaan IVA??
Pengertian
IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) merupakan salah satu cara melakukan tes kanker serviks. Kelebihan dari tes ini adalah kesederhanaan teknik dan kemampuan untuk memberikan hasil yang segera kepada ibu. (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin. Alat ini begitu sederhana sebab saat pemeriksaannya tidak perlu ke laboratorium.
Metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) jadi alternatif baru untuk deteksi dini kanker serviks selain pemeriksaan dengan Pap Smear. Berbeda dengan Pap Smear yang di Indonesia metodenya masih mengalami kendala, terutama terkait laboratorium, dengan IVA cara untuk mengenali sel kanker relatif tidak sulit.
Cara ini relatif murah, mudah dan dapat dilakukan oleh bidan atau tenaga medis Puskesmas. Prinsip kerja pemeriksaan adalah dengan cara mengolesi mulut rahim dengan asam asetat. Kondisi keasaman lendir di permukaan mulut rahim yang telah terinfeksi oleh sel prakanker akan berubah warna menjadi putih. Melalui bantuan cahaya, petugas medis akan dapat melihat bercak putih pada mulut rahim. Keberadaan bercak putih ini menunjukkan adanya sel abnormal. Jika hasilnya positif, maka pemeriksaan akan dilanjutkan dengan biopsy (pengambilan sampel jaringan serviks) ke laboratorium dengan menggunakan teknik pap smear atau gynescopy oleh dokter ahli kandungan.
Keunggulan dari Test Pap Smear
Keunggulan dengan tes pap smear adalah pap smear harus menunggu waktu mendapatkan hasilnya sedangkan IVA tidak perlu menunggul lama, karena hasilnya akan segera diketahui.
Sensitivitas IVA bahkan lebih tinggi dari Pap Smear. Dalam waktu 60 detik kalau ada kelainan di serviks akan timbul plak putih yang bisa dicurigai sebagai lesi kanker. Dengan deteksi dini secara teratur, kanker serviks dapat diketahui lebih awal dan ditangani lebih cepat.
Metode skrining IVA mempunyai kelebihan, diantaranya:
a. Mudah, praktis dan sangat mampu laksana.
b. Butuh bahan dan alat yang sederhana dan murah
c. Sensivitas dan spesifikasitas cukup tinggi
d. Dapat dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bukan dokter ginekologi, dapat dilakukan oleh bidan di setiap tempat pemeriksaan kesehatan ibu atau dilakukan oleh semua tenaga medis terlatih
e. Alat-alat yang dibutuhkan dan Teknik pemeriksaan sangat sederhana.
f. Metode skrining IVA sesuai untuk pusat pelayanan sederhana.
Cara Penggunaan
a. IVA test dilakukan dengan cara mengoleskan asam asetat 3-5% pada permukaan mulut rahim. Pada lesi prakanker akan menampilkan warna bercak putih yang disebut aceto white epithelium.
b. Hasil dari pemeriksaan ini adalah bercak putih dapat disimpulkan bahwa tes IVA positif. Maka jika hal itu terjadi maka dapat dilakukan biposy.
c. Untuk mengetahui hasilnya langsung pada saat pemeriksaan.
d. Pemeriksaan dengan metode ini bisa dilakukan oleh bidan atau dokter di Puskesmas atau di tempat praktek bidan dengan biaya yang cenderung lebih ekonomis. (Sukaca, 2009 : 100)
Monday, 16 October 2017
Puskesmas Telagasari Siap Melayani IVA dan SADARI oleh petugas yang prof...
Friday, 6 October 2017
CONTOH AKREDITASI URAIAN TUGAS KAPUS, DOKTER, DOKTER GIGI, PERAWAT, BIDAN, SANITARIAN DLL

1. KEPALA PUSKESMAS
Tugas
- Memimpin , mengawasi , mengkoordinasikan pelaksanaan pelayanan kesehatan secara paripurna kepada masyarakat dalam wilayah kerjanya.
2. DOKTER
Tugas Pokok
- Mengusahakan agar fungsi Puskesmas dapat diselenggarakan dengan baik
Fungsi
- Sebagai seorang dokter
- Sebagai seorang manager
Kegiatan Pokok
- Melaksanakan fungsi-fungsi managemen
- Melakukan pemeriksaan dan pengobatan penderita. Dalam rangka rujukan menerima konsultasi
- Mengkoordinir kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat
- Mengkoordinir pembinaan peran serta masyarakat
Kegiatan lain :
- Menerima konsultasi dari semua kegiatan Puskesmas.
3. DOKTER GIGI
Tugas Pokok
- Mengusahakan agar pelayanan kesehatan gigi dan mulut di wilayah kerja Puskesmas dapat berjalan dengan baik.
Fungsi
- Mengawasi pelaksanaan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas
Kegiatan Pokok
- Memberi pelayanan kesehatan gigi dan mulut di dalam wilayah kerja Puskesmas secara teratur.
- Supervisi dan bimbingan teknis pada Perawat Gigi di Puskesmas tersebut.
Kegiatan lain
- Memberikan penyuluhan kesehatan gigi pada penderita dan masyarakat di wilayah kerjanya.
- Melaksanakan kegiatan-kegiatan fungsi managemen
- Membantu kerjasama lintas sektoral dalam pengembangan peran serta masyarakat.
4. PERAWAT
Tugas Pokok
- Melaksanakan pelayanan pengobatan jalan.
Fungsi
- Membantu dokter dalam melaksanakan kegiatan Puskesmas
Kegiatan Pokok
- Memeriksa dan mengobati penderita penyakit menular secara pasif
- Memberikan pengobatan darurat pada penderita sakit gigi.
- Mengadakan surveillance penyakit menular.
- Melakukan imunisasi pada bayi ,anak sekolah.
- Penyuluhan kesehatan pada penderita.
- Mengadakan kunjungan follow up pada keluarga penderita yang dipandang perlu.
- Mengunjungi sebagian dari sekolah yang ada di wilayah kerjanya dalam membantu perawat lain yang mempunyai kegiatan pokok UKS.
- Pengobatan sementara penderita jiwa dan penyuluhan kesehatan jiwa.
- Membantu melatih kader kesehatan
- Membantu dokter kepala Puskesmas melakukan fungsi managemen Puskesmas dalam bidang pengobatan.
- Ikut serta dalam kegiatan Posyandu dan Posyandu USILA
- Memberikan pelayanan MTBS dan DDTK
5. BIDAN
Tugas Pokok
- Melaksanakan pelayanan KIA dan KB
Fungsi
- Membantu dokter dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan di Puskesmas.
Kegiatan Pokok
- Melaksanakan pemeriksaan berkala kepada ibu hamil , ibu menyusui , bayi dan balita di Puskesmas serta memberikan pelayanan kontrasepsi pada akseptor KB.
- Menyampaikan cara PMT bagi yang membutuhkan dan penyuluhan kesehatan dalam bidang KIA , KB , Gizi.
- Melakukan imunisasi pada ibu hamil dan bayi.
- Melatih Dukun bayi.
- Memberikan pelayanan MTBS dan DDTK
- Ikut Serta dalam Posyandu USILA
Kegiatan lain
- Memberikan pengobatan ringanbagi ibu , bayi dan balita yang berkunjung ke bagian KIA di Puskesmas.
- Diagnosa dini penyakit gigi dan mulut serta pengobatan sementara.
- Membantu surveillance penyakit menular.
- Kunjungan ke rumah-rumah penderita yang dipandang perlu untuk mendapatkan perawatan kesehatan keluarga.
- Pencatatan dan pelaporan kegiatannya
- Pengamatan perkembangan mental bayi dan balita.
- Membantu dokter melaksanakan fungsi managemen Puskesmas.
- Ikut serta secara aktif dalam pengembangan peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dan kerjasama lintas sektoral.
- Ikut serta dalam posyandu dan posyandu USILA
- Memberikan pelayanan MTBS dan DDTK
6. BIDAN DESA
Kedudukan
- Bidan didesa adalah tenaga bidan yang ditempatkan dan bertugas di desa , mempunyai wilayah kerja. Dalam melaksanakan tugas pelayanan medik baik di dalam maupun diluar jam kerjanya bidan harus bertanggung jawab langsung kepada Kepala Puskesmas.
Tugas Pokok
- Melaksanakan kegiatan Puskesmas di desa wilayah kerjanya berdasarkan urutan prioritas masalah kesehatan yang dihadapi sesuai kewenangan yang dimiliki dan diberikan.
- Menggerakkan dan membina masyarakat desa di wilayah kerjanya agar tumbuh kesadarannya untuk dapat berperilaku hidup sehat.
Fungsi
- Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di rumah-rumah , menangani persalinan, pemberian kontrasepsi dan pengayoman medis keluarga berencana.
- Menggerakkan dan membina peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan dan melakukan penyuluhan kesehatan yang sesuai dengan permasalahan kesehatan setempat.
- Membina dan memberikan bimbingan teknis kepada kader serta dukun bayi.
- Membina kerjasama lintas program , lintas sektoral dan lembaga swadaya masyarakat.
- Melakukan rujukan medis maupun rujukan kesehatan ke Puskesmas atau bilamana dalam keadaan darurat dapat merujuk ke fasilitas kesehatan lainnya.
- Mendeteksi secara dini adanya efek samping dan komplikasi pemakaian kontrasepsi serta adanya penyakit-penyakit lain dan berusaha untuk mengatasi sesuai dengan kemampuannya.
7. SANITARIAN
Tugas Pokok
- Merubah , mengendalikan atau menghilangkan semua unsur fisik dan lingkungan yang memberi pengaruh buruk terhadap kesehatan masyarakat.
Fungsi
- Membantu dokter dalam melaksankan kegiatan di Puskesmas.
Kegiatan Pokok
- Penyuluhan kepada masyarakat tentang penggunaan air bersih , jamban kelurga, kebersihan lingkungan serta penanaman pekarangan.
- Membantu masyarakat dalam pembuatan sumur , perlindungan mata iar , penampungan air hujan dan sebagainya serta melatih pembuatan leher angsa untuk jamban keluarga.
- Pengawasan hygiene perusahaan dan tempat tempat umum dll
Kegiatan lain
- Membantu dokter dalam pemberantasan penyakit menular
- Membantu dan mengembangkan peran serta masyarakat
- Pencatatan dan pelaporan kegiatannya
- Pengamatan kesehatan lingkungan di sekolah serta memberi saran-saran teknik perbaikan .
- Membantu penyuluhan gizi.
- Membantu dokter dalam melaksanakan fungsi managemen
- Ikut serta dalam Posyandu
- Aktif dalam memperkuat kerjasama lintas sektoral.
8. PERAWAT GIGI
Tugas Pokok
- Melaksanakan pelayanan kesehatan gigi di Puskesmas
Fungsi
- Membantu dokter gigi dalam melaksanakan kegiatan di puskesmas.
Kegiatan Pokok
- Memberika gigi geligi
- Mengobati gigi yang sakit
- Menambal gigi yang berlubang
- Membersihkan karang gigi
- Penyuluhan kesehatan gigi
- Merefer kasus yang perlu diambil tindakan oleh dokter gigi.
Kegiatan lain
- Memeriksa gigi ibu hamil dan anak-anak
- Melaksanakan UKGS
- Membantu dokter melaksanakan fungsi managemen
- Membantu mengembangkan peran serta masyarakat
- Melaksanakan rujukan bagi penderita yang perlu tindak lanjut dari dokter khusus
9. GIZI
Tugas Pokok
- Melaksanakan kegiatan perbaikan gizi di wilayah kerjanya.
Fungsi
- Membantu dokter melaksanakan kegiatan-kegiatan Puskesmas
Kegiatan Pokok
- Merencanakan kegiatan gizi yang dilaksanakan di Puskesmas bersama pimpinan dan staf Puskesmas lain.
- Melaksanakan kegiatan pelatihan gizi
- Melaksanakan kegiatan gizi dalam rangka memperbaiki status gizi masyarakat
- Melaksanakan koordinasi kegiatan gizi
- Melaksanakan pemantauan dan penilaian
- Melaksanakan bimbingan teknis dan pembinaan kader
Kegiatan lain
- Melaksanakan pencatatan dan pelaporan kegiatannya.
- Membantu dokter melaksanakan fungsi managemen Puskesmas.
- Ikut serta dalam Posyandu.
- Membantu pengamatan perkembangan mental anak dan follow up penderita
- Melakukan rujukan bila perlu.
10. LABORAT
Tugas Pokok
- Melakukan pemeriksaan di laboratorium Puskesmas
Fungsi
- Membantu menegakkan diagnosa penyakit
Kegiatan Pokok
- Melaksanakan pemeriksaan specimen penderita dan ibu hamil untuk pemeriksaan darah, urine rutin dan pemeriksaan sediaan dahak.
- Menerima rujukan dari Poli , Posyandu, Pustu dan dari swasta
Kegiatan lain
- Membantu penyuluhan kesehatan pada penderita atau keluarganya.
- Membantu kunjungan rumah dalam rangka perawatan kesehatan keluarga
- Pencatatan dan pelaporan kegiatannya
- Membantu dokter melaksanakan fungsi managemen
- Membantu dalam pengembangan peran serta masyarakat
- Membantu referral specimen
- Bila diperlukan ikut dalam posyandu dan posyandu USILA
Tugas Pokok
- Mengelola obat-obatan yang ada di Puskesmas
Fungsi
- Membantu dokter untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan di Puskesmas
Kegiatan Pokok
- Mempersiapkan pengadaan obat di Puskesmas
- Mengatur penyimpanan obat di Puskesmas
- Mengatur administrasi obat di Puskesmas
- Meracik dan membungkus obat dalam kemasan yang sesuai untuk diberikan kepada penderita sesuai perintah dokter.
- Mengatur distribusi obat sederhana untuk PPPK
- Menyediakan obat untuk Puskesmas Pembantu , Posyandu
- Mengatur distribusi obat untuk KIA / KB
Kegiatan lain
- Penyuluhan kesehatan terutama dalam bidang penggunan obat keras dan bahaya narkotika
- Pencatatan dan pelaporan kegiatan yang dilakukan
- Membantu dokter melaksanakan fungsi managemen
- Mengatur kebersihan dan kerapihan kamar obat dan gudang obat
12. TATA USAHA
Tugas Pokok
- Melaksanakan pengelolaan urusan kepegawaian ,
- keuangan ,
- perlengkapan ,
- surat menyurat ,
- humas dan urusan-urusan umum ,
- perencanaan serta pelaporan.
Fungsi
- Membantu dokter dalam melaksanakan ketata usahaan Puskesmas
Kegiatan Pokok
- Membuat surat-surat dan menyimpan arsip
Kegiatan lain
- Membantu dokter melaksanakan fungsi managemen
- Pengetikan laporan
Thursday, 5 October 2017
Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) Puskesmas
- Rawat jalan;
- Pelayanan Gawat Darurat;
- Pelayanan satu hari (one day care);
- Home care; dan/atau
- Rawat inap berdasarkan pertimbangan kebutuhan pelayanan kesehatan.
- Manajemen Puskesmas;
- Pelayanan Kefarmasian;
- Pelayanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat; dan
- Pelayanan Laboratorium.











